Berita dan Pengumuman

Sexual Abuse Prevention Education in Children Through Tales With Recorded Media

  • Di Publikasikan Pada: 14 Feb 2025
  • Oleh: Admin | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  •  299

Surabaya, 13 Juli 2023, Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak, sebuah kegiatan edukasi bertema "Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Melalui Dongeng dengan Media Rekaman". Kegiatan ini dihadiri oleh para orang tua, pendidik, dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pembinaan anak-anak.

Pemateri kegiatan ini adalah Dr. Wiwi Wikanta, M.Kes., seorang ahli kesehatan masyarakat yang berpengalaman dalam bidang pencegahan kekerasan seksual pada anak. Dr. Wiwi memaparkan metode efektif untuk mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menjaga privasi dan tubuh mereka melalui cerita yang disampaikan dengan media rekaman.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada orang tua dan pendidik mengenai cara-cara yang efektif untuk mengajarkan anak-anak tentang pencegahan kekerasan seksual dengan cara yang aman dan menyenangkan. Salah satu metode yang diperkenalkan adalah menggunakan dongeng sebagai sarana untuk mengkomunikasikan pesan-pesan penting tentang perlindungan diri, diiringi dengan media rekaman untuk mempermudah pemahaman anak.

Pencegahan kekerasan seksual pada anak adalah isu penting yang harus mendapat perhatian khusus. Dengan menggunakan dongeng dan media rekaman, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah memahami dan menyerap pesan-pesan pencegahan kekerasan seksual. Dr. Wiwi mengungkapkan bahwa pendekatan yang berbasis pada cerita dan audio visual memiliki dampak positif dalam membantu anak-anak mengingat dan mengenali situasi berbahaya.

Melalui pemaparan teori dan praktek, peserta diajarkan untuk membuat dan menyampaikan cerita-cerita yang menyentuh topik perlindungan diri, serta bagaimana menggunakan rekaman suara untuk mendampingi cerita tersebut. Media rekaman membantu memperjelas pesan yang ingin disampaikan, sehingga anak-anak lebih mudah mencerna informasi dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta yang berharap dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendidik anak-anak agar lebih waspada dan terlindungi dari potensi kekerasan seksual.